Pengalam yang sempet didapatkan saat ketemu beberpa spesies manusia yang punya hal yang beda-beda, mungkin bisa dijadikan pengalaman bergaul bagi setiap orang hingga sampai jadian pula. Nah berhubung kali ini ngomongin masa lalu, yukk lihat cerita spesies manusia ini :
Anjing : waahh ada cewek cantik, manis lagi. Inseng chat ah (ceritanya di sosmed)
Anjing : "Hallo salam kenal :)"
Monyet : Anjing siapa ni yang chat sok akrab banget, namanya anjing lagi
Monyet : (dengan terpaksa membalas) iya salam kenal juga :( *percakapanpun dimulai
Anjing : kok gitu moodnya Nyet?
Monyet : soalnya kamu tu orang yang ga aku kenal
Anjing : terus ??????
Monyet : Ya takut aja kalo kamu ini orang ga bener
Anjing : santai hhaaa aku kan cuman pengen kenalan doang (modus)
Monyet : yadeh, kenalan aja.....
Anjing : ohya kamu kuliah dimana?
Monyet : Udah jelas-jelas ada di bio gue, emang dasar loe Anjing
Anjing : kok kasar banget kamu Nyet?
Monyet : laaah, nama loe kan Anjing bukan? siapa suruh nama loe Anjing
Anjing : daripada elo Monyet lebih parah
Monyet : dasar Anjing ga punya otak
Anjing : Monyet cuman bisa senyum kayak orang stres, taiii (mualai mencaci maki satu sama lain)
Monyet : elu yang suka makan tai orang dijalan kan
Monyet : Anjing suka berak sembarangan dan tainya dimakan sama anjing yang lain
Anjing : waah sialan lu ya Nyet ga jadi dah pkt.an nya sama lu
Monyet : idih masa gua mau sama spesies jorok kayak elu, udah berak sembarangan, suka makan tai orang, eh tambah penyakitan rabies Ogah!!!!
Monyet : wkwkwkkwkkkk :D
Anjing : T.T........!!!!!
Monyet : anjing mana bisa nangis, kan bisanya gonggong orang yang lagi lewat sama makan tai-nya
Anjing : *ngebakar layar chatnya pake Bensin, meski BBM naik.......
Cerita ini hanyalah kebetulan lewat aja, jika terdapat kesamaan jangan disamakan dan jangan pernah meniru atau membahas cerita ini pada kawan anda. Cukup dengan tertawa saya sudah merasa dibayar..... :D
jangan terlalu sok serius sama hidup kamu brooo
sekali-sekali bercanda itu perlu dan sangat perlu
Selasa, 18 November 2014
Senin, 17 Februari 2014
Sweet hot Morning
Mentari yang bersinar menyambut pagi, serasa dunia kembali tersenyum gembira melihat awal hari ini. Suara burung yang berkicau, serangga yang berdecit dan kokokan ayam yang juga ikut menyambut pagi yang indah ini.
Terimakasih kepada Tuhan atas hadiah yang kau berikan hari ini. Engkau begitu adil kepada semua manusia, hingga engkau menciptakan dunia fana ini. Dan sampai saat ini Tuhan selalu memberikan semua jawaban atas pertanyaanku selama ini, kenapa aku selalu mengalami hal yang sama setiap melakukannya? Itu dulu yang selalu aku pikirkan dan jawabannya ternyata juga sama apa yang aku pikirkan. Aku harus bisa menjadi orang yang mampu suatu saat nanti sebagai tulang punggung dan bertanggung jawab. Aku sadar akan keadaanku yang sekarang ini, jadi akankah aku akan terus seperti ini, menjadi parasit untuk keluargaku? Tentu tidak akan menjadi seperti itu, aku akan melakukan apa yang bisa aku lakukan untuk saat ini.
Pagi ini aku ucapkan terimakasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, hingga sampai saat ini aku masih bisa diberikan kesempatan untuk hidup. Terimakasih atas petunjuk yang aku berikan kepadaku, kini saatnya aku melakukannya dengan ikhlas dan senang hati
Terimakasih kepada Tuhan atas hadiah yang kau berikan hari ini. Engkau begitu adil kepada semua manusia, hingga engkau menciptakan dunia fana ini. Dan sampai saat ini Tuhan selalu memberikan semua jawaban atas pertanyaanku selama ini, kenapa aku selalu mengalami hal yang sama setiap melakukannya? Itu dulu yang selalu aku pikirkan dan jawabannya ternyata juga sama apa yang aku pikirkan. Aku harus bisa menjadi orang yang mampu suatu saat nanti sebagai tulang punggung dan bertanggung jawab. Aku sadar akan keadaanku yang sekarang ini, jadi akankah aku akan terus seperti ini, menjadi parasit untuk keluargaku? Tentu tidak akan menjadi seperti itu, aku akan melakukan apa yang bisa aku lakukan untuk saat ini.
Pagi ini aku ucapkan terimakasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, hingga sampai saat ini aku masih bisa diberikan kesempatan untuk hidup. Terimakasih atas petunjuk yang aku berikan kepadaku, kini saatnya aku melakukannya dengan ikhlas dan senang hati
Sabtu, 15 Februari 2014
a Hope
Apa yang sebenarnya terjadi kepadamu, kamu berubah 180 derajat semenjak hari itu. Sikapmu, tingkahmu, dan rasamu.
Andai waktu itu aku tidak egois, hal ini mungkin tidak akan terjadi. Namun disini aku masih mengaharap akan hadir senyum tawamu yang selalu buat hariku yang dulu sepi kini menjadi ceria lagi.
TUHAN anadai aku memiliki kesalahan kepadanya, tolong berikan aku kesempatan untuk memperbaiki kesalahanku, karena dia wanita pertama yang bisa membuatku tau bahwa dunia ini begitu INDAH :)
Andai jika kamu membaca ini, semoga kamu tau bahwa aku emang benar-benar sayang kamu apadanya dan ingin buat kamu bahagia sampe akhir hayatmu
Andai waktu itu aku tidak egois, hal ini mungkin tidak akan terjadi. Namun disini aku masih mengaharap akan hadir senyum tawamu yang selalu buat hariku yang dulu sepi kini menjadi ceria lagi.
TUHAN anadai aku memiliki kesalahan kepadanya, tolong berikan aku kesempatan untuk memperbaiki kesalahanku, karena dia wanita pertama yang bisa membuatku tau bahwa dunia ini begitu INDAH :)
Andai jika kamu membaca ini, semoga kamu tau bahwa aku emang benar-benar sayang kamu apadanya dan ingin buat kamu bahagia sampe akhir hayatmu
Rabu, 15 Januari 2014
Dunia Kita
Dunia...
Kita memiliki dunia masing-masing yang kita senangi. Namun apa dengan mencintai dunia kita dapat mengubah kita menjadi seorang yang menjunjung tinggi egoisme dalam diri kita????
Tentu kita semua akan bertanya-tanya mengenai itu semua, namun kebanyakan dari kita tidak akan mempedulikan keadaan sekitar karena mereka semua asik dengan dunia mereka sendiri. Semua itu adalah suatu kebenaran yang tidak mungkin kita rubah, karena kita sangat menikmatinya. Jika seandainya semua orang hanya memikirkan dunia mere saja, lantas siapa yang memikirkan Dunia yang luas ini???? apa hanya relawan saja atau cuman pemerintah yang iba terhadap dunia sekitarnya?
Sebenarnya ini hanya sebuah semacam kekeliruan yang amat brutal mengingat kita semua akan smakin mendekati yang namanya menjadi manusia yang egois, karena satu masalah, yaitu hanya mementingkan dunia kita sendiri tanpa memperhatikan dunia sekitar kita yang dulu adalah sebagai tempat kita untuk belajar, bermain, dan mengenal seseorang.
Nah untuk kalian semua yang membaca blog ini, apa anda ingin untuk tetap terus menjadi seperti pa yang diuraikan diatas?? Think Again
Langganan:
Komentar (Atom)
